BIOPORI B-73, TEROBOSAN BARU ATASI BANJIR

penulis ; Alfian Nur Muzaki (XII IPS 2 #2)


Banjir merupakan masalah besar di seluruh penjuru negeri. Banjir telah meresahkan masyarakat di kota-kota besar di Indonesia, khususnya di Banyuwangi.
Pemerintah daerah dan bupati kewalahan dalam mengatasi banjir yang melanda daerahnya. Kerusakan akibat banjir sangatlah banyak. Kerugian harta benda dan jatuhnya korban jiwa merupakan dampak dari banjir,
Beberapa tahun sebelumya, penanganan banjir sangat tidak efektif, seperti halnya pengerukan sungai; penanaman pohon di hulu serta penataan sungai dari penggusuran bangunan warga yang tinggal di area sungai.
Pengerukan sungai oleh Dinas Pekerjaan Umum nampaknya cukup memberikan hasil yang positif. Namun, sungai utama yang di keruk itu belum mampu menampung debit air yang banyak karena selain dari jalur sungai utama, juga mendapat kiriman dari sungai-sungai kecil yang menyuplai aliran air sehingga debit air di sungai utama menjadi banyak kemudian meluap sampai ke jalan-jalan serta merendam banyak rumah warga sekitar sungai.
Pemerintah daerah melakukan penanaman pohon keras di hulu guna mencegah debit air yang dilalui sungai tidakterlalu deras. Namun, nyatanya pohon-pohon di daerah hulu banyak ditebang oleh masyarakat sekitar untuk diambil kayunya, di jual, atau di ambil untuk kepentingan adat.
Penataan kembali daerah sungai (relokasi sungai) dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dan dinas terkait untuk melebarluaskan sisi sungai. Awalnya,daerah sepanjang sungai adalah perumahan dan permukiman penduduk miskin yang dipindah di daerah yang lain.Alasannya, banyak penduduk yang bermukim di sana banyak membuang sampah di sungai yang menyebabkan banjir serta menjadi pemandangan yang tidak enak dilihat oleh masyarakat setempat.
Penanganan banjir juga tidak berhenti di situ. Pemerintah daerah telah menyiapkan terobosan teknologi baru yaitu biopori yang digunakan untuk menyerap air. Adapun pengertian biopori sendiri menurut Griya (2008) adalah lubang-lubang kecil pada tanah yang terbentuk akibat aktivitas organisme dalam tanah seperti cacing ataupun pergerakan akar-akar tanah. Lubang tersebut akan berisi udara dan menjadi jalur mengalirnya air. Jadi, air hujan tidak langsung masuk ke saluran pembuangan air, tetapi meresap ke dalam tanah melalui lubang tersebut.
Biopori yang dimaksud adalah Biopori B-73 buatan dari Jepang yang baru. Biopori ini sudah diterapkan di negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan. Biopori B-73 memiliki keunggulan yaitu penempatan yang mudah, tidak perlu banyak ruang dan tempat, serta harga yang terjangkau.
Biopori ini diterapkan oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, untuk mengatasi banjir di pusat kota Banyuwangi. Untuk kawasan sungai dan kanal hanya melalui upaya relokasi dan penanaman tanaman keras untuk mencegah dinding sungai rusak serta mencegah banjir akibat luapan air. Teknologi biopori ini sudah lulus uji analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) sejak 2016 lalu. Adapun yang dipilih adalah biopori ini yaitu teknologi yang baru dan penyempurna biopori-biopori sebelumnya yang mungkin ada kerusakan-kerusakan dan tidak dapat bertahan lama.
Jadi, menurut argumen saya, teknologi ini sangat efektif untuk meredam banjir akibat genangan air.

CARA TEPAT MENCEGAH DAN MENGATASI ANAK KURANG GIZI 

penulis ; ARINA SEPTIANTI (XII IPS 2 #4)


Setiap orang tua pasti menginginkan tumbuh kembang sang anak selalu sehat tanpa ada gangguan kesehatan. Dalam masa pertumbuhan, anak sangat rentan terhadap masalah kesehatan. Memberikan asupan gizi yang sehat dan seimbang akan membantu anak mendapatkan tumbuh kembang yang sempurna. Orang tua harus memerhatikan apa saja yang dimakan oleh anak sejak dini, kekurangan nutrisi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan anak. Begitu pula ketika anak terlalu banyak mengkonsumsi “makanan jahat” seperti junk food maka dapat menyebabkan anak obesitas. Kegemukan yang terjadi pada anak dapat membahayakan kesehatan hingga jiwanya. Agar anak terhindar dari kekurangan nutrisi, maka perhatikanlah kebutuhan gizi pada anak sejak dini bahkan ketika dalam usia balita.

Ciri-Ciri Anak Kurang Gizi Ketika anak kekurangan gizi maka dapat dilihat dari penampakan tubuhnya, berikut ini ciri-ciri jika anak mengalami masalah gizi menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

1. Badan kurus (Wasting) Anak yang kekurangan gizi akan mempunyai berat badan yang tidak normal jika diukur menggunakan Indikator Berat Badan. Pengukuran massa berat badan tubuh anak dapat menggunakan rumus Berat Badan dibagi Tinggi Badan (BB/TB). Jika angka yang didapatkan <-2 sampai -3 standar deviasi (SD) maka anak dapat dikatakan kurus atau wasting. Anak-anak yang tidak mendapatkan kebutuhan gizi yang baik dan telah mempunyai berat badan yang kurus maka berisiko lebih tinggi terjangkit penyakit seperti diare hingga gizi buruk.

2. Badan pendek (stunting) Tinggi badan anak dipengaruhi oleh kebutuhan gizi anak usia dini, jika hal tersebut tidak terpenuhi maka berisiko mengalami stunting atau gangguan pertumbuhan. Gangguan pertumbuhan anak atau stunting dapat terjadi jika sang anak tidak mendapatkan pemenuhan gizi yang cukup selama masa pertumbuhannya, dalam kata lain bahwa stunting membutuhkan waktu yang cukup lama. Masalah gizi pada balita atau bayi yang baru berusia 3 bulan telah berisiko mengalami stunting lebih tinggi hingga anak telah berusia 3 tahun. Mengindentifikasi anak mengalami stunting dapat menggunakan indikator Tinggi Badan anak dibagi Usia anak (TB/U). Jika didapatkan nilai yang kurang dari -2 Standar Deviasi (SD) maka anak dikategorikan mengalami stunting.

3. Mudah lelah dan lemah Anak yang kekurangan gizi akan sangat mudah lelah padahal tidak banyak melakukan aktivitas, begitu pula ketika anak melakukan aktivitas yang cukup berat maka anak akan kesulitan untuk melakukannya. Hal tersebut diakibatkan karena anak kekurangan nutrisi seperti vitamin A, zat besi dan yodium atau mineral. Memberikan makanan yang dianjurkan untuk anak gizi kurang yang berfokus kepada pemenuhan nutrisi-nutrisi tersebut dapat membantu pertumbuhan anak. Gajala Anak Kekurangan Gizi Secara umum gejala-gejala berikut ini akan dialami oleh anak ketika mempunyai masalah gizi:

1. Hilangnya nafsu makan anak.

2. Gangguan pertumbuhan fisik anak seperti tidak mempunyai berat badan dan tinggi badan yang ideal.

3. Mudah lesu dan lemah karena tidak mempunyai kekuatan otot tubuh yang cukup.

4. Kulit kering dan rambut mudah rontok.

5. Pipi dan mata anak akan terlihat cekung.

6. Jika mempunyai luka maka penyembuhannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.Mudah mengalami sakit akibat terserang penyakit atau virus.

7. Memiliki risiko terkena komplikasi selain itu, masalah emosional dan gangguan intelektual anak akan terganggu. Anak akan mudah marah dan sedih berlebihan tanpa sebab. Selain itu dalam hal belajar anak akan mengalami kesulitan dan lambat dalam menangkap pelajaran.

Mencegah Anak Kurang Gizi Agar anak tidak mengalami kurang gizi maka orang tua harus berusaha keras untuk memenuhi nutrisi yang seimbang. Masa pertumbuhan anak sangat bergantung kepada apa yang ia makan. Lebih baik mencegah daripada mengobati, oleh sebab itu berikanlah makanan kepada anak yang mempunyai gizi seimbang, yaitu:

1. Memberikan buah dan sayur dalam setiap menu makanan.

2. Memberikan makanan yang mempunyai sumber kabohidrat, seperti kentang, roti, nasi dan sereal.

3. Memberikan makanan yang mempunyai sumber protein, seperti daging, telur, ikan dan kacang-kacangan.

4. Memberikan asupan vitamin dari susu dan produk turunannya. Selain memberikan makanan yang sehat dan bergizi tak lupa anak harus banyak melakukan aktivitas fisik seperti olahraga atau aktivitas di luar ruangan.

5. Berikan juga imunisasi atau vaksin sesuai jadwal atau rekomendasi yang diberikan oleh kementerian kesehatan atau provinsi setempat agar anak tidak mudah terserang penyakit infeksi.

Mengatasi Anak Kurang Gizi Dalam menangani anak yang kekurangan gizi maka dapat disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Dokter anak atau ahli gizi akan memberikan rekomendasi yang tepat untuk anak yang mengalami malnutrisi. Jika anak masih dalam tahap kekurangan gizi yang ringan maka dapat melakukan hal-hal di bawah ini:

1. Periksakan anak kepada dokter Dokter akan melakukan analisis terhadap kondisi anak dan memberikan rekomendasi yang tepat agar anak kembali pulih dan tidak mengalami gangguan perkembangan. Dokter atau ahli gizi akan melakukan pemeriksaan secara mendalam pada anak, seperti: Mengukur indeks massa tubuh (BMI) anakMelakukan pemeriksaan penyebab anak mengalami kurang giziMelakukan tes darahMelakukan tes berdasarkan riwayat medis sang anak. Jika dokter menemukan hasil pemeriksaan yang mengarah ke anak mengalami kurang gizi maka akan diberikan obat atau vitamin untuk anak kurang gizi demi meningkatkan nafsu makan sang anak.

2. Menerapkan pola makan yang baik pada anak Penanganan anak yang mengalami kekurangan gizi haruslah dengan perhatian khusus mengingat tumbuh kembang anak yang terganggu.Memberikan banyak makanan yang mengandung cukup tinggi kalori, serat, mineral, protein dan vitamin dapat membantu anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya.Selain itu mengatur pola makan yang baik seperti memperbanyak memberikan asupan makanan juga sangat bagus untuk mengembalikan kondisi anak.

3. Mendampingi perkembangan sang anak Setelah melakukan pemeriksaan ke dokter dan telah juga memberikan pola makan yang baik untuk anak maka proses terakhir adalah selalu memantau perkembangan atau mendampingi tumbuh kembang sang anak secara intensif.Jika Anda tidak mempunyai waktu yang banyak untuk merawat sang buah hati, maka Anda dapat menggunakan layanan home care perawat anak yang secara khusus melakukan perawatan dan pendampingan kepada anak secara profesional. Itulah beberapa cara mencegah dan mengatasi anak kurang gizi. Dengan penanganan yang tepat serta cara yang akurat akan lebih mudah mengantisipasi terjadinya kekurangan gizi pada anak. Sangat disayangkan bukan,jika anak sampai mengalami kurang gizi yang nantinya berakibat pada tumbuh kembang anak yang akan terganggu. Untuk itu,orang tua harus dapat mengatasi hal tersebut agar anak dapat tumbuh dan berkembang tanpa mengalami hambatan.

Siapa bilang rokok elektrik lebih aman dari rokok tembakau

penulis ; M.Affan Valentino Maulana Jordy (XII IPS 2 #18)


Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatu

Sebagian orang mungkin tidak tau akibat dari rokok elektrik dan berpendapat bahwa rokok tembakau lebih berbahaya dari rokok elektrik karena mungkin perokok elektrik tersebut berpikir bahwa rokok elektrik lebih aman,ramah lingkungan dan hemat.namun,hal itu disangkal oleh sekelompok ilmuwan dari university of minnesota yang menemukan bahwa rokok elektrik dapat memicu kanker karena rokok elektrik mengandung tiga bahan kimia yang dapat merusak DNA.

Menurut Silvia Balbo selaku peneliti utama,ia mengatakan; “Rokok tembakau memiliki lebih banyak kandungan karsinogen (zat yang dapat menyebabkan kanker) dibanding rokok elektrik.namun,karena ancamannya berbeda bukan berarti rokok elektrik lebih aman”. dilansir IFL Science,Senin (21/08/2018).

jika rokok elektrik (vape) memiliki konsep yang hampir sama dengan rokok tembakau.Pada umumnya perbedaannya terletak pada cara pemakaiannya,jika vape untuk aktivasinya dengan cara menekan tombol pada vape dan pemakainya menghisap ujung vape,lalu mengeluarkan berupa asap yang mengandung sejumlah kecil nikotin atau zat berbahaya lainnya yang biasanya terdapat pada cairan perisa isi ulang yang dibakar di dalam vape.Cairan tersebut banyak mengandung pelarut, pengawet, dan perisa yang tidak bagus bagi kesehatan.Saat zat tersebut diubah dengan panas yang tinggi yang kemudian dikonsumsi pengguna.

Berikut perbedaan kandungan antara rokok tembakau – rokok elektrik (vape):

*Rokok tembakau

Karbon Monoksida

zat senyawa ini merupakan gas yang tidak memiliki rasa dan bau, jika dihirup terlalu banyak dapat menyebabkan fungsi otot & jantung menurun yang menyebabkan kelelahan, lemas, dan pusing.

Nikotin

zat ini memiliki efek candu yang berfungsi sebagai perantara dalam sistem saraf otak yang menyebabkan berbagai reaksi biokimia, termasuk efek menyenangkan dan menenangkan, nikotin jika diserap oleh tubuh zat akan masuk ke aliran darah, kemudian merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak hormon adrenalin yang menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung dan pernapasan dapat berefek muntah, kejang, penekanan sistem saraf pusat.

✓Tar

zat ini bersifat karsinogen yang dapat mengendap di paru-paru yang dapat berisiko tinggi menyebabkan penyakit pada paru-paru,seperti ; kanker & emfisema.

✓Hidrogen Sianida

zat senyawa ini dapat menjadi bahan penyusun rokok, yang dapat berefek melemahkan paru-paru, menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan mual.

✓Benzena

benzena adalah residu dari pembakaran rokok yang jika dalam jangka (1 Thn+) dapat menurunkan jumlah sel darah merah dan merusak sumsum tulang yang dapat meneyebabkan risiko anemia & pendarahan. selain itu, Benzena juga merusak sel darah putih sehingga dapat menurunkan daya tahan tubuh yang berisiko leukimia.
✓Formaldehida

zat ini merupakan zat residu dari pembakaran rokok dalam jangka pendek dapat mengakibatkan iritasi pada mata ,hidung & tenggorokan yang dalam jangka panjang meningkatkan resiko nasofaring.

✓Arsenik

zat ini adalah golongan pertama karsinogen yang dapat menyebabkan kanker pada kulit, paru-paru, saluran kemih & hati.

✓Kardium

ada sekitar 40-60% dalam asap rokok, jika teserap masuk ke paru-paru (merokok) dapat menimbulkan gangguan sensorik, muntah, diare, kejang, kram otot, gagal ginjal dan berisiko kanker.

✓Amonia

gas beracun tidak berwarna namun berbau tajam yang dapat meningkatkan dampak candu nikotin.(dalam jangka pendek) berakibat napas, sesak, iritasi mata & sakit tenggorokan, sedangkan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan pneumonia dan kanker tenggorokan.

✓Aseton

senyawa yang biasanya digunakan untuk menghapus cat kursi, jika dalam jangka panjang dapat merusak hati serta ginjal.

✓Acrolein

zat yang biasanya terkandung dalam gas air mata yang bersifat karsinogen yang dapat menyebabkan iritasi pada mata dan saluran pernapasan.

✓Kromium

zat ini dapat menyebabkan kanker paru-paru (dalam jangka panjang) yang biasanya digunakan perawatan, pengawet kayu, dan pelapis logam.

✓Nitrosamines

senyawa yang dapat menyebabkan mutasi DNA dan zat ini juga bersifat karsinogen.

✓Toluene

zat yang banyak digunakan untuk melarutkan cat yang dapat menyebabkan seseorang menjadi linglung, hilang ingatan, mual lemah dan lain-lain.

*Vape (Rokok Elektrik)

✓Nikotin

jika kebiasaan merokok (elektrik) maka penggunanya akan mengalami depresi/uring-uringan. zat ini tidak baik untuk paru-paru karena dapat menyebabkan kerusakan paru-paru secara permanen hingga kanker.

✓Propilen Gilikon

sebenarnya zat ini tidak berbahaya untuk dikonsumsi karena banyak ditemukan di berbagai jenis makanan, seperti ; popcorn, es krim, salad, dan lain-lain.Namun, uap dari zat ini dapat menyebabkan mata iritasi dan berbahaya jika dikonsumsi oleh pengidap asma karena dapat menyebabkan penyakit asma sering kambuh.

✓Gliserin

zai ini berupa cairan kental yang tidak berbau, tidak berwarna dan rasanya manis, meskipun aman dikonsumsi tapi belum ada penelitian lebih lanjut tentang dampaknya jika dihirup secara berlebihan.

✓Zat-zat kimia yang terkandung, seperti ;

formalin, asetaldehida, akrolein, timah, timbal dan merkuri dapat membentuk aerosol yang berbahaya bagi kesehatan jika dipanaskan.

✓Perisa

perisa vape memiliki berbagai rasa yang juga membuat harum uap yang dihembuskan.Namun, dibalik rasa-rasa enak dan unik yang dihasilkan rokok elektrik, didalamnya juga terkandung diasetik (zat berbahaya jika dihirup) bisa menyebabkan penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK).

Setelah tahu apa yang terkandung di dalam rokok tembakau dan rokok elektrik (vape) bagaimana menurutmu, bukankah rokok elektrik juga berbahaya (tidak aman) bagi kesehatan karena mengandung banyak zat kimia yang juga berpotensi menyebabkan kanker jika dibandingkan dengan rokok tembakau, rokok elektrik terlihat lebih keren.Namun, memiliki dampak yang sama kuat dengan rokok tembakau yaitu dapat berdampak buruk bagi tubuh dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

Sekian dari saya semoga bermanfaat ilmu yang saya berikan ini, terima kasih.

akhiru kalam Wasalamualaikum salam warohmatullahi wabarokatu.